Review materi (9 Agustus 2021)

Orde baru adalah rezim yang pernah berkuasa di Indonesia selama 32 tahun. Dimulai pada tahun 1966 hingga 1998, dipimpin oleh Jenderal Soeharto. Istilah ini diciptakan untuk membedakan periode dengan periode sebelumnya yang dipimpin oleh presiden Soekarno. 


Orde baru dilatarbelakangi penumpasan gerakan 30 September 1965 (G30S). Berdasarkan bukti yang dikumpulkan, PKI yang menjadi dalang dari gerakan tersebut. Hal ini memicu kemarahan rakyat.


Berbagai partai politik, organisasi massa, pemuda, kaum wanita dan masih banyak lagi secara serentak membentuk front pancasila untuk menghancurkan pendukung G30S/PKI. Kesatuan aksi saat itu meliputi KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia), KAPI (Kesatuan Aksi Pemuda Indonesia), KAPPI (Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia), KASI (Kesatuan Aksi Sarjana Indonesia), dan lain-lain.


Tritura (Tri Tuntutan Rakyat) :

1. Pembubaran PKI dan ormasnya

2. Pembersihan Kabinet Dwikora dari unsur-unsur PKI

3. Penurunan harga-harga barang

Pada tanggal 21 Februari 1966 presiden Soekarno mengumumkan perubahan kabinet. Namun perubahan tersebut tidak memuaskan hati rakyat Indonesia karena masih banyak tokoh diduga terlibat dalam G30S/PKI ada di dalam kabinet baru yang dikenal sebagai kabinet seratus menteri


Visi utama pemerintahan masa orde Baru adalah melaksanakan Pancasila dan undang-undang dasar negara republik Indonesia tahun 1945 secara murni dan konsekuen dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara


Berakhirnya masa orde baru ditandai dengan krisis ekonomi sejak tahun 1997. Krisis tersebut membuat nilai tukar rupiah jatuh. Kepercayaan terhadap pemerintah menurun sehingga memicu kerusuhan, demonstrasi besar, bahkan penjarahan terutama di Jakarta. Kemarahan masyarakat terutama di kalangan mahasiswa semakin menjadi setelah Soeharto dicalonkan kembali sebagai presiden Republik Indonesia pada pemilu ke-6 sehingga mereka menuntut adanya reformasi pada tahun 1998. Masa pemerintahan ini berlangsung sejak diterimanya surat pemerintah sebelas Maret (Supersemar) pada 11 Maret 1966 oleh Jendral Soeharto dan berakhir ketika reformasi 1998 


Reformasi tahun 1998 ini memiliki beberapa tuntutan penting seperti :

1. Penghapusan dwifungsi ABRI

2. Penurunan maupun pengadilan terhadap Soeharto dan kroni-kroninya 

3. Penghapusan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme

4. Penegakan supremasi hukum

5. Amandemen UUD 1945

6. Pelaksanaan otonomi daerah seluas-luasnya

Melihat tuntutan reformasi semakin besar presiden Soeharto akhirnya menyampaikan pengunduran diri pada tanggal 21 mei 1988. Berakhirnya masa jabatan Soeharto inilah yang menjadi tanda runtuhnya orde baru dan berganti menjadi era reformasi

Comments

Popular posts from this blog

TUGAS PPKN MENCARI LAGU DAERAH,TARIAN DAERAH,RUMAH ADAT DAN SENJATA TRADISIONAL DI INDONESIA